MOHON AKTIFKAN JAVASCRIPT ANDA!
[KLIK DI SINI PETUNJUKNYA]

Mengenal Depth of Field (DOF) Dalam Fotografi


Depth of Field (DOF) atau ruang ketajaman atau kedalaman ruang adalah penjelasan tentang seberapa luas area yang tajam dan area yang tidak tajam (blur) pada sebuah gambar. Dalam artikel ini kita akan membahas seperti apa itu yang dimaksud ruang ketajaman dan faktor yang mempengaruhi terjadinya DOF lebar maupun DOF sempit.

Pada gambar pertama di atas area yang tajam terletak pada subjek patung (utamanya kepala) dan sedikit area duduk patung, selain dari itu semua area dalam frame tampak blur. Nah, seberapa luas area yang tajam dan seberapa luas area yang blur pada gambar di atas itulah inti pembahasan dari depth of field. Sedangkan arti kata "tajam" di sini adalah bagian dari gambar yang detailnya jelas terlihat dan tidak mengalami blur.

Depth of field ini berprioritas pada seberapa luas area yang tajam pada gambar dan menyisakan bagian yang tidak tajam (blur). Dan juga menjadi salah satu variabel yang ikut mendukung intensitas blur pada background (baca di sini cara membuat background jadi blur).

Perbedaan DOF Lebar & DOF Sempit


DOF yang lebar dan DOF yang sempit adalah tidak lain merupakan luas dan sempitnya area yang tajam pada gambar. Jadi ketika area yang tajam lebih luas ketimbang area yang blur maka ia dikatakan sebagai DOF lebar, begitupula sebaliknya. Mudah dipahami kan? Contohnya seperti subjek patung di atas, yang karena area yang tajam tidak begitu luas yaitu hanya pada subjek patung khususnya area kepala dan sedikit area duduk patung, sedangkan area yang blur lebih luas sehingga foto di atas dikategorikan sebagai DOF sempit.

Sedangkan contoh sederhana untuk DOF lebar coba Anda perhatikan sebuah foto yang diambil menggunakan kamera ponsel. Pada umumnya foto yang dihasilkan oleh kamera ponsel adalah DOF lebar yang dimana hampir semua bagian foto tampak jelas, bahkan mungkin Anda pernah melihat tidak ada satu bagianpun dari gambar yang mengalami blur.

Faktor Terbentuknya Depth of Field


Faktor utama yang mempengaruhi depth of field ini adalah bukaan lensa yang juga disebut sebagai aperture atau diafragma. Jadi, kunci untuk memberlakukan "seberapa luas area tajam" yang akan terjadi pada gambar adalah tergantung dari penggunaan aperture atau difragma lensa. Teorinya yaitu semakin lebar bukaan aperture yang digunakan maka semakin sempit area tajam pada gambar, begitupula sebaliknya. Bagi Anda yang tidak mengetahui cara kerja aperture sebaiknya baca di sini artikelnya agar Anda mengerti penjelasan saya di atas.

Untuk membuktikan teori di atas maka mari kita lihat perbedaan hasil gambar yang diambil menggunakan aperture lebar dan aperture sempit:


Pada gambar di atas, DOF sempit berlaku pada foto sebelah kiri dikarenakan bukaan aperture yang sangat lebar yaitu f/1.8. Sedangkan DOF lebar berlaku pada foto sebelah kanan dikarenakan bukaan aperture yang sangat sempit yaitu f/20. Mungkin Anda akan bingung mengapa angka sekecil 1.8 disebut lebar dan angka sebesar 20 disebut sempit, apakah saya keliru? Untuk mengetahui jawabannya sekali lagi baca artikel tentang aperture di sini.

Kedua gambar di atas juga membuktikan bahwa depth of field ikut mempengaruhi terjadinya blur pada background. Dan dengan mengetahui teori depth of field ini sehingga pada prakteknya Anda akan lebih banyak mendapat pertimbangan untuk menggunakan / menentukan nilai aperture saat memotret. Selamat belajar!!

BACA JUGA: Pengertian Field of View, Equivalent Focal Length, Dan Angle of View
SHARE

PENULIS: M. HAJAR A.K

Pengunjung yang terhormat mohon untuk tidak menduplikat artikel ini. Hargai usaha saya menyusun semua artikel yang ada di blog KELASFOTOGRAFI.COM. Silahkan ambil referensi tapi jangan menduplikatnya.

Artikel Lainnya

KELAS FOTOGRAFI

Kami mendeteksi Adblock Anda sedang aktif.
Kemungkinan ada bagian artikel yang hilang.
Apakah Anda menggunakan UC Browser?
Mohon non-aktifkan Adblock di browser Anda atau gunakan browser selain UC Browser.
Kami rekomendasikan Anda menggunakan Google Chrome untuk tampilan laman yang lebih baik.

[ Lihat Cara Non-Aktifkan Adblock ]
TUTUP BOX INI