MOHON AKTIFKAN JAVASCRIPT ANDA!
[KLIK DI SINI PETUNJUKNYA]

Mengenal Jenis-Jenis Lensa Kamera DSLR


Pada umumnya lensa kamera DSLR terbagi menjadi dua jenis yaitu lensa zoom dan lensa prime yang disebut juga lensa fix. Masing-masing dari jenis lensa tersebut memiliki peruntukkan khusus dan sengaja didesain untuk keperluan tertentu. Kita sebagai konsumen harus mengetahui kegunaan dari kedua jenis lensa di atas agar bisa menyusaikan dengan kebutuhan fotografi kita.

1. Lensa zoom


Lensa zoom adalah lensa yang memiliki rentang focal length (FLR) dan bisa diubah-ubah sesuai dengan focal length yang ditentukan pada lensa tersebut. Contohnya, sebuah lensa dengan focal length 18-55mm, maksudnya Anda bisa memilih focal mulai dari 18mm hingga focal maksimum 55mm. Keunggulan lensa zoom yaitu ketika Anda memotret sebuah objek lalu Anda merasa bahwa objek itu terlalu jauh untuk dijangkau, maka Anda tidak perlu repot lagi berjalan mendekati objek, tapi cukup melakukan zooming dengan mengubah focal length lensa hingga ke titik focal maksimum.

Lensa zoom juga terbagi dua jenis yaitu:

  • Zoom Tele adalah jenis lensa yang memiliki focal length yang lebih panjang dari ukuran standar dan didesain khusus untuk memotret objek jarak jauh. Biasanya lensa ini digunakan untuk memotret di alam liar (wildlife photography) seperti memotret hewan dari kejauhan atau kegiatan olahraga.
  • Zoom Wide adalah jenis lensa yang memiliki focal length yang pendek tetapi memiliki jangkauan yang jauh lebih lebar dari lensa tele. Oleh sebab itu lensa ini lebih dikhususkan untuk memotret pemandangan (landscape) agar bisa menjangkau banyak subjek.

Kedua jenis lensa zoom di atas memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing baik secara fungsi dan fisik. Untuk lensa zoom tele memiliki ukuran fisik yang lebih panjang dan bobot yang lebih berat dibandingkan dengan lensa zoom wide yang berukuran pendek dan ringan.

Secara fungsi lensa zoom tele sangat sulit digunakan untuk memotret momen keluarga apalagi jika itu berada dalam ruangan. Beda halnya dengan lensa zoom wide yang justru bisa memotret sekalipun itu rombongan orang yang banyak karena jangkauan lensa ini memang sangat lebar.

#Lensa Sapujagad

Berdasarkan namanya, lensa ini merupakan gabungan dari lensa zoom tele dan lensa zoom wide. Artinya, dengan menggunakan lensa ini Anda tidak perlu lagi membawa dua jenis lensa zoom sekaligus. Karena lensa sapujagad memang di desain untuk memenuhi kebutuhan dari lensa zoom tele dan lensa zoom wide. Namun bukan berarti lensa ini jauh lebih baik. Hanya saja lensa sapujagad bisa memenuhi kebutuhan standar baik untuk memotret objek jauh maupun memotret jangkaun luas.

2. Lensa Prime


Lensa prime atau dikenal juga dengan sebutan lensa "fix" adalah jenis lensa yang memiliki focal length tunggal / tetap dan tidak bisa diubah-ubah seperti halnya pada lensa zoom. Sesuai dengan namanya maka jenis lensa ini hanya menggunakan satu focal length saja, contohnya "lensa prime 50mm". Berbeda dengan lensa zoom, maka untuk melakukan zooming saat memotret objek yang jauh menggunakan lensa prime ini, Anda harus melakukan secara manual dengan berjalan maju mundur pada objek.

Secara fisik, kebanyakan lensa prime memiliki ukuran yang mungil dan bobot yang ringan. Apalagi lensa ini sangat nyaman dan tidak repot dibawa kemana-mana. Namun belakang, ada beberapa lensa prime untuk keperluan tele dengan focal length yang panjang dan bobot juga lebih berat. Sementara sangat jarang lensa prime didesain untuk keperluan wide, dan lebih cenderung untuk keperluan portrait dan tele.

Kesimpulannya, bahwa kebutuhan wide maupun tele tidak lagi milik lensa zoom (setidaknya untuk kebutuhan standar), tapi itu bisa juga diterapkan pada lensa prime. Hanya saja pada lensa prime, focal lengthnya tunggal dan tetap, tidak seperti pada lensa zoom yang focal lengthnya bisa berubah-ubah.

Kategori Lensa DSLR


Selain dua jenis umum lensa di atas, lensa DSLR juga dibagi lagi secara spesifik menjadi beberapa kategori berdasarkan sudut pandang (Angle of View) dan focal length dari lensa tersebut. Kategori lensa selalu disertakan dalam keterangan produk lensa yang dijual, sehingga ini akan mempermudah Anda memilih lensa yang tepat, sesuai dengan kebutuhan fotografi Anda. Misalnya untuk kebutuhan landscape, kebanyakan fotografer memilih lensa wide-angle (ultra, typical, slightly), dan memilih lensa telephoto (long atau very) untuk kebutuhan wildlife dan olahraga. Itu cuma contoh. Baik, silahkan diingat, berikut tabel kategori lensa yang umum diproduksi sampai saat ini:

Sensor size:
35 mm or full-frame APS-H APS-C Foveon X3[a 1] Four Thirds
Crop factor:
1.0 1.3 1.5 or 1.6 1.7 2.0
Lens view Angle of view
(deg. diagonal)
Focal length (mm)
Ultra wide-angle 118 13 10 8 8 7

111 15 12 10 9 8

100 18 14 12 11 9

92 21 16 14 12 11
Typical wide-angle 84 24 18 15 14 12

75 28 22 18 16 14
Slightly wide-angle 63 35 27 23 21 18
"Normal" 59–47 40–50 30–38 25–32 23–29 20–25
Portrait lens 29 85 65 55 50 43

23 105 81 68 62 53
Telephoto 18 135 104 87 79 68

14 180 138 116 106 90

12 210 162 135 134 105
Long telephoto 8 300 231 192 176 150

6 400 308 258 235 200

5 500 385 323 294 250

4 600 462 387 353 300

3 830 638 535 488 415
Very long telephoto 2 1200 923 774 706 600

Mengenal jenis dan kategori lensa di atas sangat perlu dan itu akan membantu Anda agar tidak keliru memilih lensa sesuai yang Anda butuhkan.

Jangan lupa baca juga artikel tentang alat untuk menambah panjang focal pada lensa di sini.
SHARE

PENULIS: M. HAJAR A.K

Pengunjung yang terhormat mohon untuk tidak menduplikat artikel ini. Hargai usaha saya menyusun semua artikel yang ada di blog KELASFOTOGRAFI.COM. Silahkan ambil referensi tapi jangan menduplikatnya.
KELAS FOTOGRAFI

Kami mendeteksi Adblock Anda sedang aktif.
Kemungkinan ada bagian artikel yang hilang.
Apakah Anda menggunakan UC Browser?
Mohon non-aktifkan Adblock di browser Anda atau gunakan browser selain UC Browser.
Kami rekomendasikan Anda menggunakan Google Chrome untuk tampilan laman yang lebih baik.

[ Lihat Cara Non-Aktifkan Adblock ]
TUTUP BOX INI