MOHON AKTIFKAN JAVASCRIPT ANDA!
[KLIK DI SINI PETUNJUKNYA]

Cara Menggunakan Dan Mengatur Letak AF Point (Titik Area Fokus)


Melanjutkan artikel sebelumnya yaitu "Panduan Cara Menggunakan Fokus Pada Lensa Kamera", maka pada artikel ini saya akan menjelaskan mengenai titik fokus dan cara mengatur letak AF point pada subjek / objek. Sebagai pemula saya sarankan Anda untuk membaca artikel sebelumnya di sini. Karena artikel tersebut berhubungan dengan arikel kali ini.

Oke! Sebelum kita mulai saya jelaskan terlebih dahulu mana yang disebut titik fokus dan mana yang disebut AF point. Coba Anda perhatikan foto hitam putih di atas. Pada foto tersebut terdapat 9 titik dan 1 titik darinya ada yang berwarna merah. 9 titik itulah yang dinamakan titik fokus dan titik yang berwarna merah adalah AF point. Sedangkan untuk "AF" di sini lebih tepat disebut area focus sehingga bisa diterjemahkan secara bebas bahwa AF point adalah titik area fokus.

Untuk pembahasan artikel ini saya akan menggunakan kamera jenis canon sebagai contoh. Bila kamera Anda dari merk lain, tidak ada salahnya untuk tetap menyimak artikel ini karena pada dasarnya konsep kerja titik fokus sama pada semua kamera hanya saja memiliki perbedaan istilah untuk fungsi dan nama pengaturannya.

Secara umum pada kamera canon terdapat 9 titik fokus dan titik fokus tersebut bisa Anda lihat di viewfinder. Anda bisa meletakkan AF point pada salah satu titik dari 9 titik tersebut.


Pada foto pertama di atas (hitam putih) AF point diletakkan pada titik sebelah kanan. Sedangkan foto kedua di atas AF point diletakkan pada titik kiri atas. Apakah kedua cara tersebut berbeda? Mari kita cari tahu jawabannya.

Letak AF point pada kedua foto di atas memang berbeda tapi "tujuan" AF point pada kedua foto tersebut adalah sama yaitu mencoba untuk memfokuskan subjek pada "area mata". Kenapa harus area mata? Karena untuk foto portrait (foto yang ada manusia di dalamnya) maka area mata yang menjadi prioritas utama untuk difokuskan. Tidak perduli area lain bisa fokus dengan benar atau tidak yang penting area mata telah fokus dengan baik.

Pilihan AF Point


Pada kamera canon terdapat 2 pilihan AF point yang bisa Anda gunakan yaitu automatic selection dan manual selection.

A. AF point automatic selection

Cara kerja AF point automatic selection yaitu program secara auto melakukan seleksi pada bagian mana dari subjek / objek yang menurut program layak difokuskan kemudian program akan meletakkan AF point pada area tersebut. Sayangnya pada pilihan AF point ini programlah yang menentukan letak AF point yang bisa saja berbeda dengan keinginan Anda. Tapi bagi Anda yang tak ingin repot maka pilihan AF point ini cocok untuk Anda gunakan.

B. AF point manual selection

Bila pada automatic selection dikendalikan oleh program, maka pada pilihan AF point manual selecion Anda sendirilah yang memegang kendali untuk mengatur dan meletakkan AF point pada 9 titik fokus sesuai keinginan Anda.

Cara Mengganti Pilihan AF Point


Pada umumnya ciri tombol AF point pada kamera seperti gambar di bawah ini:


Pada gambar di atas ada sebuah tombol untuk mengatur zoom (+) yang juga berperan sebagai tombol shortcut menu AF point. Jika kurang jelas maka perhatikan gambar kedua yang saya lingkari warna kuning dan perhatikan juga gambar icon menunya. Bila Anda menggunakan kamera selain canon maka cari tombol yang memiliki icon serupa pada kamera Anda.

Tekanlah tombol tersebut untuk masuk ke menu AF point. Setelah Anda menekan tombol tersebut maka selanjutnya untuk mengganti pilihan AF point (baik auto maupun manual) maka silahkan tekan tombol tengah (SET) pada tombol navigasi. Untuk lebih jelasnya perhatikan kembali gambar di atas.

Sedangkan untuk mengatur dan memindahkan letak AF point pada 9 titik fokus, caranya dengan menggunakan tombol navigasi (kiri, kanan, atas, bawah). Perhatikan kembali gambar di atas.

Cara Yang Benar Meletakkan AF Point


Seperti yang saya katakan di atas untuk foto protrait maka area mata yang menjadi prioritas fokus. Jadi ketika Anda memotret seseorang maka letakkanlah AF point pada titik focus yang berdekatan dengan area mata. Ini sudah menjadi kaidah fotografi untuk memotret manusia dan bahkan juga berlaku saat memotret hewan.

Setelah Anda sudah memahami tentang titik fokus dan cara mengatur AF point maka selanjutnya Anda perlu mengetahui jenis-jenis AF Mode (silahkan baca di sini) dan bagaimana AF Mode tersebut bekerja. Ini saya anjurkan supaya Anda benar-benar mendapat pengetahuan untuk mendapatkan fokus yang maksimal.
SHARE

PENULIS: M. HAJAR A.K

Pengunjung yang terhormat mohon untuk tidak menduplikat artikel ini. Hargai usaha saya menyusun semua artikel yang ada di blog KELASFOTOGRAFI.COM. Silahkan ambil referensi tapi jangan menduplikatnya.

Artikel Lainnya

KELAS FOTOGRAFI

Kami mendeteksi Adblock Anda sedang aktif.
Kemungkinan ada bagian artikel yang hilang.
Apakah Anda menggunakan UC Browser?
Mohon non-aktifkan Adblock di browser Anda atau gunakan browser selain UC Browser.
Kami rekomendasikan Anda menggunakan Google Chrome untuk tampilan laman yang lebih baik.

[ Lihat Cara Non-Aktifkan Adblock ]
TUTUP BOX INI