MOHON AKTIFKAN JAVASCRIPT ANDA!
[KLIK DI SINI PETUNJUKNYA]

Belajar Memotret Sunrise Dan Sunset


Ada momen yang berlangsung sebentar saja, momen yang harus Anda kejar bahkan menunggunya, momen yang terjadi dua kali sehari, ia adalah momen ketika matahari akan terbit dan terbenam.

Memotret sunrise / sunset sekilas memang terlihat mudah. Tapi jika ada cara lain yang bisa memaksimalkan hasil foto Anda mengapa tidak dicoba?

Artikel saya kali ini hanya ingin berbagi petunjuk dasar untuk cara memotret sunrise / sunset. Okey, saya akan memulai dari persiapan yang dibutuhkan untuk memotret sunrise / sunset. Silahkan duduk manis dan simak baik-baik.

1. Menentukan lokasi pemotretan

Pemotretan yang dikerjakan dengan konsep dan perencanaan tentunya jauh lebih baik. Cobalah Anda berkeliling mencari objek seperti pantai, bukit atau pegunungan, dan perhatikan juga sekeliling objek. Berpikirlah untuk persiapan Anda nantinya seperti menentukan arah dan posisi untuk mengambil gambar sunset / sunrise.

2. Memilih waktu pemotretan

Anda tidak sedang mengambil gambar seorang model tapi akan memotret momen yang terjadi dalam waktu singkat. Ingat! sangat singkat. Maka tentukan waktu pemotretan seperti pada pukul berapa Anda harus tiba di lokasi untuk mempersiapkan segalanya. Sunset dan sunrise berlangsung sangat cepat, jadi jangan terlambat dan kedatangan Anda malah jadi sia-sia.

3. Alat yang dibutuhkan

Gunakan lensa wide (lebar) yaitu lensa yang memiliki rentang focal pendek yang memang lebih dikhususkan untuk memotret pemdandangan. Namun jika Anda tidak memiliki lensa seperti itu maka gunakan saja lensa standar (kit 18-55mm) atau lensa apa saja yang Anda miliki. Selain lensa, siapkan juga sebuah tripod yang kokoh untuk berjaga-jaga bila situasi alam saat memotret cocok untuk Anda terapkan teknik bulb (baca di sini cara menggunakan bulb). Selain itu tripod juga berguna untuk menghasilkan gambar yang stabil (tanpa hand shake / blur) apalagi jika lensa Anda tidak memiliki fitur anti getar (IS, VC, atau IC).

Setelah melakukan persiapan, selanjutnya Anda perlu mengetahui beberapa settingan kamera yang diperlukan untuk menghasilkan foto sunrise / sunset.

1. Dirikan tripod (jika ada) dan pasang kamera Anda, kemudian nyalakan kamera dan putar tombol mode-dial ke simbol "M" untuk masuk ke mode pemotretan manual exposure.

2. Persempit aperture / diafragma dan gunakan nilai f/8 untuk memperluas ruang ketajaman pada objek dan sekaligus mencegah vignette (baca di sini tentang vignette). Untuk mengetahui bagaimana cara mengatur aperture pada kamera silahkan baca di sini petunjuknya.

3. Untuk shutter speed gunakan saja dulu nilai aman, apalagi jika Anda tidak menggunakan tripod. Rekomendasi saya gunakan nilai minimal 1/200s atau lebih tinggi dari itu. Sedangkan untuk cara merubah shutter speed silahkan baca di sini petunjuknya.

4. Untuk ISO gunakan saja dulu nilai paling rendah yaitu ISO 100. Baca di sini untuk cara merubah ISO.

5. Selanjutnya ubah White Balance (WB) kamera Anda ke pilihan cloudy (mendung), shade, atau daylight. Anda bisa memilih salah satunya. Untuk bagaimana cara merubah WB silahkan baca di sini.

6. Karena ini memotret pemandangan saat sunrise / sunset maka sebaiknya gunakan fokus infinity (jika lensa Anda mendukung) untuk memfokuskan objek jarak jauh (baca di sini petunjuknya). Tapi jika lensa Anda tidak memiliki fokus infinity maka ini akan sedikit sulit dan Anda harus mengira-ngira saat mengunci fokus pada objek.

Setelah merubah settingan kamera sesuai petunjuk di atas, selanjutnya silahkan Anda mulai memotret dengan mengambil beberapa gambar sunrise / sunset.

Cara Mengatasi Kemungkinan Foto Gagal


1. Jika hasil foto terlalu gelap (under exposed) maka solusinya cukup dengan menaikkan nilai ISO 1 atau 2 stop yaitu 200, 400 atau lebih tinggi sampai mendapatkan hasil yang Anda inginkan. Namun hati-hati menggunakan ISO tinggi karena bisa menimbulkan "noise" (bintik-bintik) pada hasil foto Anda (umumnya max ISO 800). Bila Anda menggunakan tripod maka solusinya cukup menurunkan nilai shutter speed dari nilai yang saya rekomendasikan di atas dan biarkan nilai ISO pada nilai 100.

2. Jika hasilnya terlalu terang (over exposed) maka solusinya cukup menaikkan lagi nilai shutter speed dari nilai yang saya rekomendasikan di atas.

Terkait dengan artikel ini, ada salah satu artikel saya lainnya tentang tips membentuk distorsi perspektif pada foto landscape yang bisa Anda terapkan bersama-sama ketika memotret sunrise maupun sunset. Jika Anda tertarik silahkan baca di sini pembahasannya.

Semoga artikel ini bisa membantu dan menambah pengetahuan fotografi Anda. Jangan lupa lihat juga artikel: 15 foto keindahan sunset dari seluruh dunia.
SHARE

PENULIS: M. HAJAR A.K

Pengunjung yang terhormat mohon untuk tidak menduplikat artikel ini. Hargai usaha saya menyusun semua artikel yang ada di blog KELASFOTOGRAFI.COM. Silahkan ambil referensi tapi jangan menduplikatnya.
KELAS FOTOGRAFI

Kami mendeteksi Adblock Anda sedang aktif.
Kemungkinan ada bagian artikel yang hilang.
Apakah Anda menggunakan UC Browser?
Mohon non-aktifkan Adblock di browser Anda atau gunakan browser selain UC Browser.
Kami rekomendasikan Anda menggunakan Google Chrome untuk tampilan laman yang lebih baik.

[ Lihat Cara Non-Aktifkan Adblock ]
TUTUP BOX INI