MOHON AKTIFKAN JAVASCRIPT ANDA!
[KLIK DI SINI PETUNJUKNYA]

Penjelasan Tentang Data EXIF Dan Kegunaannya


Exchangeable Image File Format (EXIF) merupakan format standar untuk data berbentuk gambar dan suara yang digunakan oleh kamera modern (DSLR, pocket, smartphone, dll) yang memuat sejumlah informasi terbentuknya sebuah gambar atau suara menggunakan kamera modern.

Pada artikel ini saya bukannya membahas mengenai spesifikasi detil EXIF yang rumit dan panjang itu, melainkan saya hanya membahas sejauh mana kegunaan data EXIF ini dan saya jamin bahwa artikel ini sangat Anda butuhkan untuk menambah wawasan fotografi Anda. Apakah ini benar-benar penting? Baik, saya akan menceritakan sedikit kepada Anda bagaimana susahnya menjadi fotografer di zaman dulu dan apa kaitannya dengan data EXIF ini.

Dulu, saat era kamera film para fotografer harus membawa pena dan buku untuk mencatat informasi penting seperti nilai shutter speed, aperture, dan tanggal pengambilan gambar. Pertanyaannya untuk apa mencatat semua itu? Informasi tersebut digunakan sebagai parameter atau rujukan untuk mengambil sebuah gambar yang tepat sesuai yang diinginkan. Saat itu, para fotografer berharap bahwa apa yang mereka tulis benar-benar dapat membantu mereka agar kedepannya bisa menghasilkan gambar yang tepat sesuai ekspektasi mereka. Ini proses yang sangat rumit pada saat itu, apalagi bagi pemula yang ingin memahami apa yang harus dilakukan ketika gambar yang dihasilkan tidak sesuai yang diinginkan.

Nah, apa yang mereka catat itulah yang sekarang ini disebut sebagai data EXIF, yang mana teknologi ini hanya dimiliki oleh kamera digital di era modern.

Saat ini setiap kamera digital memiliki kemampuan merekam informasi tersebut, bersama pengaturan kamera lainnya dan langsung tersimpan dalam foto-foto Anda. Dengan adanya kemudahan dari kamera era modern sehingga Anda tidak perlu lagi repot membawa pena dan buku seperti di era kamera film dulu.

Cara Melihat Data EXIF


Anda bisa melihat data EXIF dari sebuah foto baik itu masih tersimpan dalam kamera maupun telah berada di perangkat lain (laptop, smartphone, dll). Untuk kamera Canon (khususnya EOS 600D) caranya adalah ketika Anda sedang melihat salah satu foto Anda di kamera, tekan tombol "INFO." sekali atau beberapa kali sampai muncul informasi data EXIF seperti gambar di bawah ini:


KETERANGAN:

1. Nilai Shutter speed
2. Nilai Aperture / Diafragma
3. Modus / mode pemotretan yang digunakan (M = Manual Exposure)
4. Mode Metering yang digunakan
5. Nilai Kelvin (temperatur warna dan berhubungan dengan White Balance yang digunakan)
6. Jenis ukuran gambar yang digunakan
7. Histogram untuk melihat grafik highlight, shadow dan eksposur secara keseluruhan
8. Nilai ISO
9. Jenis Picure Style yang digunakan
10. Keterangan tanggal dan waktu

Sedangkan untuk melihat keterangan data EXIF sebuah gambar melalui perangkat PC / laptop yaitu dengan cara "mengklik kanan" pada gambar, lalu pilih "Properties", kemudian pilih tab "Details". Untuk lebih jelasnya perhatikan gambar di bawah ini:


Adapun cara melihat data EXIF melalui perangkat smartphone atau sejenisnya tidak jauh berbeda dengan cara di atas yaitu Anda bisa menemukannya di bagian properti sebuah gambar.

Kegunaan Data EXIF


Bila kita membaca kembali kisah para fotografer yang kesulitan mencatat informasi secara manual di era kamera film, maka bisa ditarik kesimpulan bahwa "adanya data EXIF ini memang benar-benar penting dan besar manfaatnya". Mengapa demikian? Jawabannya antara lain:

  • Data EXIF berguna untuk proses pengembangan skill yaitu Anda bisa menentukan parameter untuk bagaimana cara mengatur kamera Anda agar bisa menghasilkan kualitas foto yang baik sesuai ekspektasi Anda.
  • Anda bisa belajar banyak dengan melihat data EXIF dari foto milik orang lain termasuk para profesional.
  • Data EXIF juga menyimpan informasi terkait Hak Cipta beserta info kamera dan peralatan yang Anda gunakan. Ini sangat berguna untuk melindungi foto-foto Anda dari pembajakan.

Apakah Anda pernah bergabung di situs photo stream / gallery photo seperti Flickr atau 500px? Di sana Anda bisa melihat karya-karya hebat dari para fotografer pro dunia. Dengan begitu Anda bisa mencari ide dan referensi dengan melihat keterangan data EXIF dari karya-karya mereka. Inilah alasannya bahwa lantaran pentingnya dan bahkan dianggap rahasia sehingga ada beberapa fotografer yang sengaja menyembunyikan data EXIF foto miliknya. Ngerti maksudnya?

Kekeliruan Memahami Data EXIF


Sering saya temui beberapa orang yang memamerkan karyanya yang sudah diedit se-apik mungkin namun masih saja menampilkan data EXIF foto tersebut. Ini sangat keliru. Perlu Anda ketahui bahwa selain RAW, data EXIF hanya akan bertahan selama gambar belum diolah / diedit. Dan sebuah foto atau gambar yang sudah diolah sudah tidak layak lagi untuk disertakan data EXIF karena dianggap sudah tidak relevan lagi, atau bahasa kerennya "gak nyambuuunggg brooo".

Data EXIF juga bertujuan memberitahukan pemirsa bahwa foto Anda diambil dengan pengaturan kamera tertentu. Lalu apakah ini masih relevan untuk foto yang sudah diedit seperti wajah yang mulus kayak plastik, jerawat 100% hilang, penambahan vignette buatan dan manipulasi lainnya, apakah kamera bisa melakukan semua itu? Makanya saya katakan GAK NYAMBUNG!! Paham?

Okey, kiranya cukup penjelasan saya mengenai data EXIF, mohon maaf kalau ada pembahasan yang terlewatkan. Semoga ini berguna bagi kawan-kawan fotografer semua. Salam jepret!!

BACA JUGA: Mengenal Format RAW Dan Perbandingannya Dengan Format JPEG
SHARE

PENULIS: M. HAJAR A.K

Pengunjung yang terhormat mohon untuk tidak menduplikat artikel ini. Hargai usaha saya menyusun semua artikel yang ada di blog KELASFOTOGRAFI.COM. Silahkan ambil referensi tapi jangan menduplikatnya.
KELAS FOTOGRAFI

Kami mendeteksi Adblock Anda sedang aktif.
Kemungkinan ada bagian artikel yang hilang.
Apakah Anda menggunakan UC Browser?
Mohon non-aktifkan Adblock di browser Anda atau gunakan browser selain UC Browser.
Kami rekomendasikan Anda menggunakan Google Chrome untuk tampilan laman yang lebih baik.

[ Lihat Cara Non-Aktifkan Adblock ]
TUTUP BOX INI