MOHON AKTIFKAN JAVASCRIPT ANDA!
[KLIK DI SINI PETUNJUKNYA]

Fotografi Subjek Mini Menggunakan Smartphone dan Snapseed

Baru saja saya menghabiskan waktu berlibur bersama anak-anak, tanpa kamera dan tak ada intensitas penuh di depan laptop, kecuali bermain bersama anak. Mungkin karena terbiasa dengan aktivitas sebelumnya, saya merasa sedikit jenuh tanpa kamera DSLR di tangan saya. Tapi melihat anak-anak yang sibuk dengan mainan mereka, tiba-tiba ide itu muncul.

Photo Credit © M. Hajar A.K

Fotografi menggunakan mainan sebagai subjek saya pikir ini layak dicoba, karena orang lain telah menunjukan kreasi yang hebat dengan fotografi subjek mini. Tidak sulit memikirkan konsepnya, subjek berukuran kecil tidak membutuhkan banyak ruang. Kebetulan ada pekarangan kecil di belakang rumah saya yang teduh dan bisa saya manfaatkan untuk memulai project sederhana ini.

Ada banyak mainan, mobil-mobilan, pesawat, tentara dan karakter lainnya. Tapi sayang banyak mainan yang "cacat" karena ulah ekstrim anak-anak saya. Tentara satu kaki, mobil tanpa ban, dan bentuk aneh lainnya. Hmmm... Hanya sedikit mainan yang masih utuh, makanya koleksi foto dari project ini tidak terlalu banyak. Ditambah lagi saya harus menemani anak-anak bermain, maka waktu untuk membuat foto-foto ini sangat terbatas.

Photo Credit © M. Hajar A.K

Sekali lagi ini tidak begitu rumit karena diuntungkan oleh ukuran subjek yang kecil, sehingga mudah untuk mengatur frame dan posisi subjek. Sangat terkendali, estetika terletak pada bagaimana cara kita menempatkan subjek. Saya memilih untuk menonjolkan mereka sepenuhnya tanpa ada gangguan dari elemen lainnya. Kebanyakan foto-foto ini menempatkan subjek pada sisi kiri frame dan menyimpan sedikit space di kanan untuk label atau watermark.

Photo Credit © M. Hajar A.K

Kalau Anda teliti, Anda akan sadar bahwa saya menggunakan "high angle", alasannya? Seperti yang saya katakan di atas, saya ingin menonjolkan mereka, oleh karenanya posisi high angle akan mengambil alas / lantai sebagai background sepenuhnya. Dengan begitu tak ada lagi gangguan oleh benda lainnya di belakang subjek sekalipun itu berada di kejauahan.

Satu-satunya yang membuat saya kesulitan adalah smarthphone yang saya gunakan. Kebanyakan kamera smartphone yang diproduksi belakangan ini telah dilengkapi mode "pro", yang menyediakan akses untuk mengatur shutter speed secara manual. Sayangnya kamera smartphone saya tidak memiliki fitur itu. Sepenuhnya auto exposure, seperti cara kerja kamera ponsel lama, maka bagaimana kondisi subjek yang dibaca oleh metering akan sangat mempengaruhi kecepatan shutter kamera ponsel saya. Oleh karenanya tangan saya harus benar-benar stabil memegang kamera agar tidak menimbulkan "motion blur" pada gambar. Itulah kendalanya, hanya itu tapi lumayan sulit dan harus berulang-ulang untuk mendapatkan ketajaman yang layak!!

Photo Credit © M. Hajar A.K

Sebelum melakukan shot, saya selalu memikirkan gambar akan diolah seperti apa nantinya. Ini penting, fotografer inspirasi "Drew Hopper" juga melakukkan cara yang sama. Kemudian saya sengaja memilih lantai yang memiliki guratan karena gambar nantinya akan saya terapkan efek HDR dari aplikasi android "Snapseed". Anda penggemar fotografi ponsel pasti tahu apa itu Snapseed. Lantai ataupun background berbatu / kayu memiliki tekstur yang indah dan serasi dengan efek HDR buatan Snapseed.

Setelah selesai dengan Snapseed, saya melanjutkan pengeditan menggunakan aplikasi bawaan smartphone saya. So, mulai dari tahap pengambilan gambar sampai tahap post-processing (termasuk penulisan watermark), semuanya menggunakan perangkat smartphone. Oya lupa, smartphone yang saya gunakan yaitu Acer Liquid E380. Satu-satunya yang membuat saya puas dengan smartphone ini adalah aperturenya yang lebar f/1.8. Soal detil, jujur saja hasil kamera dari smartphone Acer E380 ini tidak begitu baik menyelesaikan cukup detil. Meskipun memiliki 13 megapiksel tapi faktanya piksel tidak begitu rapat, tidak mengesankan tapi lumayan. Namun berkat polesan efek Snapseed maka kekurangan sedikit banyak tertutupi.

Photo Credit © M. Hajar A.K

Photo Credit © M. Hajar A.K

Photo Credit © M. Hajar A.K

Ingin belajar edit foto keren menggunakan Snapseed? Silahkan baca tutorial saya di sini.
SHARE

PENULIS: M. HAJAR A.K

Pengunjung yang terhormat mohon untuk tidak menduplikat artikel ini. Hargai usaha saya menyusun semua artikel yang ada di blog KELASFOTOGRAFI.COM. Silahkan ambil referensi tapi jangan menduplikatnya.
KELAS FOTOGRAFI

Kami mendeteksi Adblock Anda sedang aktif.
Kemungkinan ada bagian artikel yang hilang.
Apakah Anda menggunakan UC Browser?
Mohon non-aktifkan Adblock di browser Anda atau gunakan browser selain UC Browser.
Kami rekomendasikan Anda menggunakan Google Chrome untuk tampilan laman yang lebih baik.

[ Lihat Cara Non-Aktifkan Adblock ]
TUTUP BOX INI